Cold-28

1913 Kata

Keano meringis ketika sebuah peluru berhasil menembus perutnya. Mengambil sebuah pisau dan menyobek perutnya, hingga mengeluarkan pelurunya, pria itu langsung mengikat perutnya dengan sebuah kain putih agar darahnya tidak terus keluar. Menatap pistolnya yang tergeletak tak jauh darinya, pria itu langsung mengambil dan membebaskan satu peluru yang tersisa hingga mengenai d**a korbannya. Tentu saja hal itu langsung membuat musuhnya tumbang dengan keadaan tak bernyawa. Satu persatu anak buah yang tersisa menghampiri pria itu dan memapahnya hingga di mobil. Tak lupa juga membereskan kekacauan yang baru saja mereka berbuat. Memberitahu ayahnya jika orang yang membawa barang dari marka telah tewas, ayahnya kembali memberi tugas untuknya mencari Lim tangan kanan dari musuh bebuyutannya. Entah h

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN