"tetap diam dan jangan kemana-mana!" Reza segera menutup ponselnya dan berlari kearah garasi mobilnya,baru saja ia akan membuka rolling door garasinya tiba-tiba saja Suwarni menghampirinya dari arah pintu belakang. Reza mengeryitkan keningnya. "Bagaimana kamu bisa masuk?" Suwarni tersenyum lalu menggoyangkan kunci duplikat rumahnya. "Apa dokter lupa jika tukang kebun dirumahmu adalah kakek saya!" Ah! Hampir saja Reza melupakan hal itu. "Ah! Kenapa kau menemuiku malam-malam seperti ini?" Suwarni tersenyum,entah hilang kemana akal sehatnya? Demi mendapatkan cinta sang dokter tampan Suwarni rela mempermalukan dirinya sendiri,ia membuka satu persatu kancing dressnya. Membuat Reza terbelalak saat melihat tingkah bodoh Suwarni yang melewati batas. Ini gila! "Hentikan! Saya harap kamu s

