Hari ini benar-benar terasa kacau. Seharian Rigel lebih banyak marah kepada para karyawannya. Kejadian tadi pagi benar-benar membuat mood-nya anjlok. Namun di sisi lain ia khawatir akan keadaan istrinya yang terlihat pucat saat ia tinggalkan. Pada akhirnya, meski masih jam makan siang, ia memilih pulang. "Lho, Tuan sudah pulang?" Mbok Jum tampak heran saat melihat majikannya. Sementara itu, Rigel menjawab dengan dehaman. "Ke mana Binar?" tanya Rigel. Biasanya siang-siang begini istrinya itu menghabiskan waktu dengan duduk bersantai di taman sambil membaca buku atau sekadar menonton televisi bersama Bi Jum. Mbok Jum tak langsung menjawab. Wanita paruh baya itu mengeluarkan sebuah amplop dari saku bajunya, lalu diserahkan kepada Rigel. Datanglah ke tempat di mana kau mengucap ijab pertam

