Bab 25

2912 Kata

Aku tidak mencari lelaki dengan bahu yang berbintang. Tidak pula memaksa menemukan lelaki yang berdasi. Bagiku cukup dia yang selalu disisi. Menemani hidup ini sampai mati... Farah   Tubuh Shaka yang sedang sibuk dengan motor maticnya berhenti sejenak. Ia berbalik lalu memperhatikan Syafiq yang sudah rapi dengan pakaian casual. Sebelah alis Shaka terangkat tinggi. Mencoba terus mengikuti pergerakan Syafiq yang kini sedang memanaskan mobil untuk ia pergunakan. Shaka melirik jam tangan dipergelangannya, baru pukul sepuluh pagi. Dan ini adalah hari minggu. Waktu yang biasanya digunakan oleh semua orang untuk berkumpul. Tetapi Syafiq sepertinya akan bersiap pergi. Padahal dia baru saja sampai untuk menikmati waktu bersama keluarga besarnya. “Kenapa?” tanya Syafiq tidak suka melihat Shaka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN