Jika memikirkan tentang masa depan, Elsa hanya melihat kegelapan. Dia tidak bisa menemukan titik cerah dari masa depannya setelah tahu bahwa dirinya hamil. Mama pasti marah. Dan mami mertua pasti akan kecewa. Lalu sekolahnya. Bagaimana dia bisa melanjutkan sekolah setelah hari ini? Dia hanya butuh beberapa bulan lagi sebelum lulus. Tapi rasanya, seolah dia akan menghadapi waktu bertahun-tahun lamanya. Elsa tidak siap pada penghakiman orang-orang jika mereka tahu bahwa dirinya hamil pada usia yang masih sangat muda. Belum lagi menghadapi peritah Mama-nya. Mama tidak akan senang jika tahu Elsa hamil. Karena Elsa harus lulus sekolah, menjadi perempuan cerdas, dan belajar bisnis. Tapi sekarang, Elsa tidak tahu bagaimana harus melakukannya. Lebih dari semua itu, Elsa merasa ketakutan, sebab

