"Enghmth," Anna menggerang karena perlakuan Canyol yang mulai agresif padanya. Suara decap demi ecapan memenuhi kamar Anna sekarang. Anna nggak kepikiran bakal diserang sama Canyol, karena ia hanya mencium dengan lembut. Bibir Canyol yang terbuka sedikit saat tidur itu bikin Anna nggak tahan buat nggak menciumnya. Dan sekarang ia dibawah Canyol, Anna pasrah. Nggak ada penolakan dari Anna sama perlakuan cowoknya. Ia bahkan ingin memberikan seutuhnya membiarkan Canyol menikmati tubuhnya. Canyol menghisap kuat bibir bawah Anna yang sudah memerah sesekali digigitnya. Ia mengalihkan ciumannya ke leher mulus Anna, berniat menambah tanda yang hampir memudar itu. Canyol merasa nggak rela bekas jejak yang ia buat memudar, ia nggak tau sejak kapan menyadari itu, yang pasti Canyol mau menambah ta

