Cukup lama Canyol terdiam melihat cewek itu yang masih menangis tanpa menyadari keberadaan Canyol di depannya sekarang. Ia mengamati tubuh Anna, baju yang dikenakan wanita itu kemeja kebesaran biru muda yang tipis, hotpant yang tenggelam karena panjang kemeja sepanjang setengah pahanya, dan rambutnya diikat cepol longgar. "A-Anna," panggilnya pelan. Bukannya berhenti buat lihat siapa yang manggil namanya, tangis Anna malah semakin deras. Canyol jadi panik, ia yakin kalau Anna lagi mabuk sekarang. Ia bingung harus melakukan apa, mana ini toilet cowok yang bikin Canyol makin panik, takut disangka yang enggak-enggak sama orang. Canyol menghela nafas, 'oke buat dia tanang dulu baru dibawa keluar.' Putusnya dalam hati. Dengan rasa kepedulian lihat Anna menangis kejer kaya anak kecil epert

