Kerumunan orang semakin banyak, ketika sengatan matahari mulai meredup. Di tutupi awan hitam yang mulai menaungi bumi Namun, karena Sarah yang fokus dengan antrean dan di tambah ia terdesak dengan pengunjung yang lain. Membuat tautan tangan mereka terlepas Sarah yang sadar segera menengok dan berusaha mencari keberadaan putra kecilnya yang terlepas dari genggamannya “ALEX…. ALEX…” teriak Sarah yang kebingungan Sedangkan Alex yang sudah ketakutan, terhimpit dengan beberapa tubuh orang dewasa juga asing. Mulai meneteskan air matanya “Mommy…MOMMY…” Tubuh kecilnya beradu dengan tubuh dewasa yang sesekali menabaraknya tidak sengaja. Wajah panik juga ketakutannya terlihat di raut bulenya . . . Sarah berdiri panik di depan meja pemberitahuan. Ia sudah bolak balik memeriksa jika ada yang

