“Kau ini kaku sekali Lex, dan panggil aku Mark saja. Malas mendengar kata ‘Tuan’ dari mulutmu” Alex hanya mendegus “Terserah saja, aapa tujuanmu kemari?” Tanya Alex tanpan mengindahkan ucapan protes Mark Mark melihat Alex sebentar. “Tidak ada, aku hanya ingin kemari saja” jawab Mark enteng sambil mengendikkan bahunya Alex hanya mengamati Mark yang semakin nyaman tidur di sofa “Sebaiknya pergi kalau tidak ada yang penting” ucap Alex beranjak berdiri dan menuju kursinya Mark langsung terduduk dan segera mendekati meja Alex. Duduk di kursi depan meja “Kejam sekali Lex, kita kan teman” ucap Mark mendramatisir Alex melirik Mark dan yang ditatap hanya tersenyum konyol. Menghela napas lelah Alex menatap Mark. “Baiklah, katakan apa yang kau inginkan dariku” ujar Alex Mark langsung berdi

