Bab 35.4

1674 Kata

Matahari masih malu-malu di ufuk timur. Udara juga masih terasa dingin namun sejuk dan segar. Hawa yang nyaman untuk beraktifitas pagi. Memulai hari dengan berjalan santai atau berlari. Seperti yang dilakukan Gendis dan Dana pagi ini. Setelah salat subuh Gendis ikut Dana untuk lari pagi. Emak juga Bapak memang meminta Gendis banyak bergerak terutama untuk merilekskan kakinya “Buruan Dan, lambat banget” pekik Gendis “Dih enak ya lu mbak naik sepeda” kesal Dana yang masih berlari di belakang Gendis “Anggep aja gue pelatih elu, lagian ya Mas Wira juga ngasih otoritas buat ngawasin elu latihan” ucap Gendis masih dengan mengayuh sepeda “Dih apaan?!” “Ayo baru tigaratus meter ini, masak dua puluh menit sih. Kelamaan” uacap Gendis dengan gaya “Istirahat dulu lah mbak, kaki lu juga tuh. Ema

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN