Bab 31

1288 Kata

Langit biru mulai terlihat. Meski awan mendung sedikit terlihat di atas sana. Angin berhembus semilir. Kicauan burung terdengar merdu menyambut hari. Hawa segar sisa embun yang mulak menghilang bersamaan dengan cahaya matahari yang menampakkan sinarnya meski sedikit mengintip di balik awan hitam. "Mbak Ndis, udah bangun belum?" Suara Dana membuat Gendis yang baru saja keluar dari kamar mandi dengan tertatih sedikit kaget. "Masuk aje Dan. Bantuin gue" teriak Gendis Segera Dana langsung masuk dan melihat Gendis yang bersandar di ambang pintu kamar manndi "Lah gak bilang lu kalau mau mandi" ucap Dana yang sudah memegang lengan Gendis. Memapahnya "Gue bisa kali. Lagian udah mulai enakan kaki gue" jawab Gendis  "Terserah lu deh" "Butuh apa lagi?" tanya Dana setelah mendudukkan Gendis

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN