Kemilau bintang di langit berkelip manja. Gendis menatap langit malam dengan wajah tenangnya. Melihat pantulan bulan di kolam ikan koi milik Bapak. Hatinya damai sedikit merasa tenang Dari jauh seseorang memperhatikan wajah Gendis yang tersenyum. "Samperin sana Bang" Ia menoleh dan mendapati Dana tengah mengigit apel "Dia lagi butuh sendiri" "Temenin aja sana. Emang gak bicara tapi biar gak di kira gila senyum-senyum sendiri" ucap Dana "Udah gak usah kebanyakan mikir. Sana samperin" tambah Dana mendorong pelan bahu Revan Revan menurut dan berjalan nelewati jalan batu setapak menuju gazebo tempat Gendis duduk. Berdehen pelan dan Gendis menoleh sambil tersenyum kecil "Oh Bang Revan, ada apa?" tanya Gendis "Tidak ada, tadi sebenarnya gak mau ganggu waktu sendiri kamu tapi Dana t

