Mario akan pergi ke kelas Agatha begitu ada panggilan masuk ke handphonenya, ia menghentikan langkahnya. Kemudian merogoh saku celananya dan mengangkat begitu saja panggilan tersebut. "Yo," ucap suara disebrang sana. Dahi Mario mengerut, sepertinya ia sangat familiar dengan suara tersebut, ya Rama. "Kenapa kak?" "Lo dimana?" "Di hatimu," sahut Mario asal sembari terkekeh pelan. "Gue serius sat." "Ah elah gak bisa bercanda dikit lo kak, gue di sekolah lah," decaknya pelan. "Sini cepetan." "Kenapa? Gue mau ngapel sama cew ..." "Dipta ada ribut ama orang," sela Rama sehingga membuat Mario menghentikan langkahnya. "Apa?" tanya Mario, sebenarnya ia mendengar dengan jelas, tapi ia hanya ingin memastikan, siapa tahu Rama hanya bercanda. "Dipta dikeroyok." "Sama siapa?" tanya Mario, en

