Mario dan Agatha

1058 Kata

1 minggu kemudian. "Sore banget," komentar Mario begitu ia telah menghentikan motornya di samping Agatha yang tengah berdiri di pinggir jalan. Agatha menghela napas lelah, "Namanya juga mau UN." Mario tak ambil pusing, cowok itu menyerahkan helm untuk Agatha dan menunggu Agatha untuk naik dan selanjutnya mengendarainya. "Main dulu yuk," Mario sedikit melirik Agatha lewat kaca spion motornya. "Gak ah, capek." "Ya udah gue mau ke rumah lo ya," ucap Mario, selalu saja ada cara bagi Mario untuk mendapatkan kemauannya. "Gak ah, di rumah lagi gak ada siapa-siapa." "Nah, apalagi gak ada siapa-siapa, bebas Yang." TAK "Aduh," ringis Agatha setelah dengan kesalnya menjitak kepala helm Mario. Berharap cowok itu yang kesakitan malah dirinyalah yang merasakan sakit di jari jemari tangannya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN