Semoga

1207 Kata

"Kemana aja sih lu, kita chat kagak pernah di bales," seloroh Rendi begitu melihat Mario berjalan masuk ke dalam. Mario bertos satu per satu ke semua penghuni rumah, kemudia duduk di salah satu sisi kursi yang kosong. "Lesu amat lo," celetuk Rama. "Kadar bucinnya kayaknya udah lewat nih, bagus gue mendukung," ucap Rendi sembari merangkul bahu Mario. "Diem lo kak," sentak Mario sembari menghentak-hentakan bahunya. "Ow ... galak nih bro," ucap Rendi sembari melepaskan rangkulannya. "Mana kak Dipta?" tanya Mario sembari mengedarkan tatapannya ke seluruh penjuru ruangan mencari keberadaan Dipta. "Ada urusan," ucap Lucky. "Btw, ntar malem gimana?" tanya Mario yang ingin langsung ke intinya saja. Padahal dalam hati ia sedang dagdigdug tak menentu, takut-takut Agatha akan tahu tentang se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN