Beberapa hari kebelakang Agatha memang super duper sibuk, sibuknya ya karena persiapan TO, ya walaupun masih TO tapi kan harus tetap dibawa serius. Dan Agatha pun sadar beberapa hari ini ia sudah tidak kontekan dengan Mario baik itu membalas chatnya atau menerima teleponnya. Jujur saja, kalau sudah bicara dengan Mario konsentrasinya bisa jadi hilang dadakan. Malam ini Agatha sedang membolak-bailkan modul bahasa inggrisnya, berharap apa yang ada didalamnya bisa masuk semua ke dalam otaknya. Sama seperti bahasa Indonesia, Bahasa Inggris pun butuh konsentrasi yang cukup untuk memahaminya, karena pelajaran bahasa itu tidak untuk di hitung tapi di pamahi. Tengah serius-seriusnya dengan bacaannya, tiba-tiba saja ia merasa bersalah pada Mario. Siapa tahu cowok itu tengah menunggui kabar darinya

