WARNING!! Bab kali ini mengandung unsur 18+ terkait kekerasan, seksual, dan sejenisnya. Harap membaca sesuai umur dengan bijak. Terimakasih. ================== Perempuan itu ibarat bunga mawar Dan duri adalah pelindungnya Tapi, bagaimana bila mawar itu telah kehilangan durinya sendiri? *** Siang menjelang sore, Rendi datang tanpa kabar lebih dulu. Ranum lupa akan satu hal. Kebiasaan Rendi bila bertemu dengannya, pasti akan mengecek isi ponsel Ranum sampai puas. Dan sialnya, gadis itu belum sempat menghapus daftar panggilan maupun pesan masuk di w******p. Selagi Ranum mandi di belakang, Rendi duduk di ruang depan sambil menekuni ponsel Ranum. Jangan tanya kenapa kata sandi tidak diganti, justru itu akan makin memperparah keadaan. Bagi Ranum, kemarahan Rendi lebih mengerikan dari api

