Jika semua luka selalu bersanding dengan kebahagiaan. Aku hanya akan mengutarakan, sebanyak apa tatapmu mampu mendebarkan. Pada banyak cerita yang terlewatkan, kuyakinkan akan mendapatkan. *** Mengerucutkan bibirnya masam, Lea menatap Altair tajam. Bagaimana kini b******n itu menderu mobilnya bukan ke arah yang dia janjikan, melainkan berbelok ke tempat yang lain. Membawanya kearah yang berbeda dengan tujuan pertama mereka. Menoleh, Lea menghela napas panjang. Mengatur suasana hatinya yang mendadak buruk. "Kau mau membawaku kemana lagi? Bukankah kita harus ke Ataya?" tanya Lea kemudian. Jengah karena Altair tidak kunjung menjelaskan apapun padanya. Lalu Altair menggeleng. Memainkan kemudi dengan lihai seraya berujar. "Kita akan pulang. Zach sudah menunggu di rumah. Ada sesuatu yang h

