Chapter 67. Penemuan Ben Rom memandang kekejauhan ketika ujung-ujung paling tinggi pulau Vinctum menghilang dari pandangan matanya. Ia menarik nafas. Lalu memejamkan mata sambil menerima hembusan angin yang menampar halus permukaan wajahnya. Rom membuka mata lagi lalu melangkah menyusuri dek kapal. Seorang bocah perempuan menghentikan langkahnya, dengan rambut keriting cokelat panjang dan mata kuning. Koina tersenyum kepadanya. "Skylar sedang menunggumu," dia memberitahu. Rom menganggukkan kepala. Ia melanjutkan langkah sementara Koina mengikutinya. "Aku dengar kau mau membakar Beryl," ujar Koina, dengan suara terlalu riang untuk membicarakan rencana yang kedengaran sangat jahat itu. "Mungkin," kata Rom tak acuh. "Beryl itu tempat seperti apa?" tanya Koina, kedengaran penasaran. Rom

