Chapter 62. Hari Keempat "Wah!" El menegak air liurnya sendiri sambil mengamati Green yang membolak-balik daging sapi di atas alat pemanggang. Asap mengepul, membumbung ke udara membawakan aroma bumbu daging yang sedap. "Nih!" Green dengan lihai menyumpit setiap daging ke mangkuk nasi El. "Makasih, Green!" Seru El riang lalu menusukkan garfu pada daging matang hasil panggangan Green. "Aku kangen makan di sini bersamamu!" "Kau hanya dua Minggu berpergian..." Gerutu Green. "Tapi kau seperti telah menetap di pedesaan selama bertahun-tahun. Ngomong-ngomong kapan kau akan bisa menyumpit, hah?" Tanyanya sambil menunjukkan alat makan sumpit di jarinya. "Ck, aku tidak bisa menggunakan benda itu," keluh El dengan mulut penuh. "Lalu?" Tanya Green, mengunyah makanannya. "Kau belum cerita apa

