"Mom, apa yang terjadi dengan wajahmu?" Patricia baru saja tiba di penjara untuk mengunjungi Rachel. Melihat wajah Rachel yang penuh lebam membuat Patricia di liputi rasa khawatir. "Tidak apa Mom baik- baik saja," ucapnya menenangkan. "Tapi bagaimana ini terjadi pada Mom? ada yang memukulimu?" Rachel menggeleng. "Bagaimana kabarmu?" Rachel mengusap lembut pipi Patricia. Patricia tahu Rachel sedang mengalihkan pertanyaannya, dan Patricia merasa ada yang tidak beres dengan mommynya. Patricia menggenggam tangan Rachel. "Mom, jika kau bisa bebas maukah kau mendengarkan aku, ayo kita pergi yang jauh, dan hanya ada kita ... tidak jangan pernah berpikir untuk mendekati keluarga Tuan Adrian lagi, aku mohon." Rachel menepuk tangan Patricia, Masih ada beberapa bulan lagi sebelum dia di bebaska

