32

711 Kata

Fatimah tengah terbaring di kasurnya. Ia belum ingin makan. Tapi anak dalam kandungan nya ini butuh makan. Fatimah tidak berani keluar sejujurnya. Ia takut, jika nanti ibunya tahu. Apa yang akan terjadi nanti. Akhirnya ia beranjak menuju dapur. Mengambil air putih kemudian membawanya kekamar. Meminum obat yang di beri dokter. Mengambil snack dalam lemari kemudian kembali kekasur. "Kamu lapar ya nak? Sebentar ya, bunda buka dulu bungkusnya." ujar Fatimah. Ia membuka bungkusan snack. Kemudian melahap nya dengan nikmat. "Enak kan? Kamu suka pasti." Fatimah kembali mengunyah snack itu. Harusnya itu milik Karisma, tapi laki-laki itu tidak mengambilnya jadi ia makan saja. Dan kebetulan ia sedang ingin makan snack. Dreet dreet. Ponsel Fatimah bergetar, ia mengambilnya. Ada sebuah pesan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN