Amara kembali membawakan jus buah untuk Azuraa, dia sebenarnya heran dengan pesanan Azuraa yang terbilang jarang. “Istriku sedang hamil muda jadi maaf kalau permintaannya sedikit aneh!” kata Emran ketika melihat Amara menyuguhkan segelas jus mangga manis untuk Azuraa. Amara yang sempat heran pun akhirnya paham, dia tertawa riang dan mengucapkan selamat pada Azuraa atas kehamilannya. “Selamat, ya, Nyonya!” katanya. “Tidak usah formal begitu, Amara, panggil nama saja!” ujar Azuraa merasa tidak nyaman dipanggil dengan sebutan itu. Amara tersenyum mengiyakan. Lain Azuraa, lain juga dengan Veena yang selalu ingin dihormati dan dipanggil Nyonya seolah dia masih berstatus sebagai istri Emran. “Eh, baik, Bu!” sahut Amara tersenyum lebar, menyesuaikan dengan bagaimana dia memanggil Emran.

