Bag. 22

1315 Kata

“Kalau aku bilang, ya, apa itu akan membalikkan keadaan?” Tanya Fresya dengan senyum yang terlihat manis di mata Angga. Gadis itu menghela napas entah untuk keberapa kalinya hari ini. Ia memang tidak pernah merasa selelah ini. Bahkan ketika jadwal pemotretannya sangat padat, biasanya Fresya masih merasa bugar dan tetap sehat. Tapi kali ini, Fresya merasa sangat lelah dan tak bersemangat. Ternyata putus dari Jonathan memiliki efek sebesar ini. Fresya tidak menyangka sifat lelaki itu selalu berhasil membuat Fresya terasa diombang-ambing. Apalagi saat ini keduanya sudah kandas. Fresya memang merasa sangat beruntung mendapat seorang Jonathan. Tapi ia juga tidak bisa melupakan satu hal kalau ia pun terkadang merasa rugi dengan sikap Jonathan yang sangat mudah berubah. Jonathan itu jika dibarat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN