Seminggu sudah terlewati dan hidup Angga kini seperti pada umumnya. Pergi ke kantor, bekerja, makan siang, bekerja lagi lalu pulang ke rumah. Hari-harinya yang damai kembali Angga dapatkan. Semuanya terasa biasa namun sangat berarti bagi Angga terutama untuk hari-hari bersama keluarganya. Setelah bertarung kurang lebih lima hari lamanya, Angga akhirnya dapat semua orang yang menjadi tangan kanan Pamannya guna memata-matai kegiatan kantor pusat. Dan hebatnya semua orang tersebar di divisi yang paling berarti. Seperti divisi pemasaran—Arasya, divisi IT—Gredian dan masih banyak lagi orang-orang yang akhirnya mengaku dengan sendirinya setelah Angga intogerasi dengan sangat tenang. Dan Selama itu pula, hari-hari Angga seperti di neraka. Mengancam dan mendengar rumor yang terus-terusan masuk ke

