Keesokan harinya, Grizhelle bangun. Dia keluar kamarnya, melihat semua asisten rumah tangganya melakukan aktifitas seperti biasanya. Mereka membersihkan ruangan itu dan beberapa ada yang masak. Sepertinya, segala keperluan sudah disiapkan Adelio sebelum istrinya tahu tempat ini. Sedangkan Grizhelle memutuskan untuk membuka kamar Andita. Saat terbuka, terlihat gadis itu duduk di tepian ranjang tempat tidurnya. "Andita," panggil Grizhelle. Andita pun menoleh. Terlihat matanya yang sembab, menandakan jika ia menangis semalaman. "Keluarlah," ajak Grizhelle. Andita pun bergegas beranjak dari tempat tidurnya, kemudian mengekor di belakang Grizhelle. Dia berjalan sembari menundukkan kepala. Dia malu untuk melihat orang yang ada di sana sebab kesalahannya sendiri. Bahkan, Ibunya sendiri pun

