Dengan adanya Arsen, emosi Freya dapat terkontrol. Korban pun tak berjatuhan lagi karena ketidak sengajaan. Bak hidup manusia normal pada umumnya. Arsen dengan sabar mendampingi Freya. Apalagi, sejak kematian nenek yang selama ini merawanya. Dua bulan setelah Arsen dan neneknya tinggal di sini, kenyataan pahit harus di terima Arsen. Dia yang di asuh dengan senang hati harus ditinggalkan oleh neneknya. Awalnya, dia meminta untuk pergi dari sana, sebab merasa tak ada neneknya lagi. Namun, hal itu dilarang oleh Grizhelle dan Adelio. Selain kasihan, di sana Freya juga tak mengizinkan. Dia merasa dekat dengan Arsen. Perubahan yang sangat menonjol, diperlihatkan Freya kepada orang tuanya. "Arsen, kenapa kamu harus pergi? Lebih baik kamu di sini, kami aja menjagamu seperti anak kami sendiri,"

