18. Mobil Mewah

1046 Kata

Nastya agak gemetar juga berhadapan dengan Saiko, apalagi mendapat ratusan tatapan iri dari tamu yang lain. "Aku yakin Saiko tidak akan bisa mengenaliku, jadi aku harus cuek saja, " batin Nastya. Apalagi mobil berwarna hitam mengkilap yang tak jauh dari Saiko berdiri sangat menggoda. Musik mulai berbunyi, dan Saiko mengulurkan tangannya. Ketika Nastya menerima uluran tangan tersebut, keduanya sama - sama bergetar hebat. Seperti sengatan listrik yang membuat mereka salah tingkah. "Perkenalkan, namaku Saiko Osaka. Siapa namamu?" "Nastya Norman, " jawab Nastya. Mereka mulai berdansa, tidak ada ucapan kata setelah itu. Mereka berdua sama - sama terdiam dalam pikiran masing - masing. "Saiko memang gantengnya kelewatan, mungkin jika dia tidak membangun hotel di depan hotel keluar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN