51. Malam Pertama

1010 Kata

Nastya lelah sekali, dia sudah ingin kembali ke kamarnya tetapi Saiko segera menghadang. "Nas, kamar pengantin kita di sana, " ucap Saiko. "Saiko, bisakah malam ini kamu melepaskan aku? Aku belum siap, " tolak Nastya secara halus. "Kalau aku bilang tidak? Aku bukanlah lelaki sebaik itu, Nas. Kamu sekarang istriku, dan aku adalah suamimu, " bujuk Saiko. "Tapi... " "Nas, aku akan memperlakukanmu sangat lembut. Jadi kamu tidak perlu takut, " bisik Saiko. Nastya merenung, walau dia belum mencintai Saiko tetapi dia sudah sah menjadi istrinya. "Saiko, tapi aku belum ingin hamil, " pintar Nastya. "Baiklah, kamu tidak perlu khawatir, " jawab Saiko. Saiko kemudian mencium Nastya, melumat bibirnya yang lembut dan terasa manis. "Saiko... " gumam Nastya tak kuasa menahan gejolak ji

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN