Nastya marah sekali karena Saiko selalu seenaknya begini, dia juga bingung kenapa sampai bisa kemari. Padahal tadi dia sedang minum dengan Aliando. "Apa Saiko sengaja membuat aku dan Aliando tertidur agar bisa menculikku? " duga Nastya dalam pikiran nya. Ketika Saiko datang mendekat ingin menciumnya, dengan sekuat tenaga Nastya menampar lelaki tersebut. Tetapi Saiko sama sekali tidak bergeming, padahal dia sudah mengeluarkan seluruh tenaganya. "Kau melewati batas kesabaranku, Nastya! Kamu juga membohongi aku dengan menjadi Jimmy, " ucap Saiko menatap tajam. "Baiklah, tidak ada lagi rahasia di antara kita. Aku memang Jimmy, dan penyamanranku sudah jelas karena ingin menyaingi lagi Hotel Antariksa. Lalu apa yang yang sudah terjadi malam itu jauh lebih rugi aku kan?" teriak Nastya.

