Sendy menatap tidak percaya dan marah pada apa yang ada di depannya. Bagaimana bisa ada seorang wanita datang dan memeluk suaminya? Belum lagi telinganya mendengar wanita itu memanggil Angga dengan sebutan “Honey” dan setelah itu mencium kedua pipu suaminya. Rasanya seperti ada api yang sedang dinyalakan dalam hati dan dirinya. Sedangkan Angga gelagapan dan shock dengan apa yang terjadi saat ini. Ia merasa diserang mendadak oleh Ririn, wanita yang masih menjadi kekasihnya. Angga menatap horror ke arah Sendy yang sepertinya sebentar lagi akan mengamuk. Tamat riwayatnya!!! Sepertinya nasib rumah tangganya yang baru dijalani 3 hari akan segera berakhir. Karena ia tahu benar perempuan seperti apa istrinya itu, Sendy tidak memiliki rasa malu jika sudah menyangkut harga diri dan miliknya. Se

