Mayat di Apartemen

1242 Kata

Anya melongok ke luar mobil, memperhatikan gedung mewah tinggi di depannya. Baru sekarang dia melihat tempat di mana sang ibu tinggal. "Ini apa?" tanya Anya pada Arga yang baru mematikan mesin. "Ini apartemen keluarga kami. Kosong bertahun-tahun, tapi dimainantance oleh sebuah agency," jawab pria itu datar. "Sayang sekali, kenapa tidak disewakan?" Anya bukan lah gadis yang tumbuh di keluarga konglomerat. Ia tahu bagaimana perjuangan hidup dari Mira membesarkannya seorang diri. Hingga dewasa, Anya bertekad akan menggantikan posisi ibunya. Melihat rumah megah tanpa penghuni, selama bertahun-tahun pula membuat jiwa miskinnya meronta. Jika dia di posisi keluarga Arga tentu akan berpikir bagaimana memanfaatkannya agar tak sia-sia. "Hem, untuk apa? Uang? Uang kami sudah banyak." Arga memir

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN