Julian 195

2869 Kata

Langit sudah benar-benar gelap ketika mereka akhirnya meninggalkan pantai. Suasana sore yang hangbat dan tenang perlahan berganti dengan jalan raya yang mulai sepi, hanya diterangi lampu kendaraan dan garis putih yang membelah aspal panjang di depan mereka. Jasmine sudah tertidur di kursi anaknya, wajahnya damai setelah seharian bermain pasir dan tertawa mengbejar ombak. Rambutnya masih sedikit berbau laut, tangannya memeluk boneka kecil yang tadi dibelikan di kios pantai. Ryujin duduk di kursi penumpang depan, menyandarkan tubuhnya dengan santai. Ia tampak lelah, tetapi bahagia. Satu tangannya mengusap perutnya perlahan, yang lain bertumpu di paha. “Hari ini menyenangkan,” ucap Ryujin pelan. Julian tersenyum tipis tanpa mengalihkan pandangan dari jalan. “Iya.” “Kita harus lebih sering

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN