113~BC

1500 Kata

“Papa sudah ketangkap minggu kemarin,” lapor Ciara pada Briana saat menjenguk wanita itu. Saat ini, satu-satunya yang menjadi support system Ciara hanyalah Briana seorang. Meski perbuatan mamanya tidak bisa dibenarkan, tetapi ia tidak bisa menutup mata terhadap kenyataan bahwa wanita itu tetap ibunya. Ada bagian dalam dirinya yang masih ingin memeluk, meski yang lain sangat membencinya. “Aku cuma dibolehin ketemu satu kali sama mas Al,” lanjut Ciara, “itu pun aku mohon-mohon dulu sama dia karena mas Al ngelarang kami untuk nemui papa.” “Akhirnya …” Briana tidak bisa berkata banyak. Saat ini, ia benar-benar muak dengan sikap Kiano. Terlebih, ketika pria itu kabur dan dengan tega mengambil simpanan milik Ciara, anaknya sendiri. “Tapi, Altaf benar. Kalian nggak perlu lagi temui papamu. Di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN