Saling mengingatkan itu perlu. Banyak orang yang tidak suka siang karena rasa panas yang begitu membakar tubuh. Namun aku suka siang apalagi bila bersamamu. Menyeka peluh yang mengalir dari pelipis mu. Entah mengapa matahari menjadi biasa saja. Karena kamu lebih bersinar baik di mata maupun hatiku. Sabrin terus saja memuntahkan isi yang ada di dalam perutnya. Namun nihil. Tidak ada apapun yang keluar dari mulutnya. Akan tetapi rasa mual tidak kunjung hilang. Apa ada yang salah dalam pencernaannya? Memang sejak pagi dia belum memakan apapun. Apa mungkin karena ini ia jadi muntah-muntah? Ell yang masih setia memijat belakang lehernya menatap Sabrin penuh perhatian. Dia tahu mantan adik iparnya ini sedang tidak sedang baik-baik saja. "Kamu sakit apa Rin?" "Aku gak papa kak Ell, maaf

