Dengarkan jeritan hatiku. Jangan sampai kamu terlarut dalam tangismu ketika bersedih dan jangan sampai karena terlalu asyik bahagia hingga melupakan Allah. Sabrin turun dari mobil dengan Syafiq yang masih dalam pelukannya. Langkah kakinya berjalan masuk ke dalam rumah dengan ringan, tanpa beban. Sang mama yang menyambut kedatangnya menatap aneh dengan senyum yang terus saja terkembang dibibir menantunya itu. Batinnya bertanya-tanya, apa anaknya telah sukses membujuk Sabrin untuk tidak marah lagi? "Assalamu'alaikum, ma" "Wa'alaikumsalam mas, bagaimana?" Fatah menjawabnya dengan senyuman. Sebelum menjemput Sabrin tadi ke kantor papi mertuanya, Fatah sudah menceritakan sedikit masalahnya dengan sang mama. Kemudian Fatah berjanji pada mama, ia akan membawa Sabrin pulang dengan seny

