Lima Puluh Sembilan

245 Kata

Alesha menoleh ke arah Darel lalu menggeleng pelan. "Aku enggak nangis, Rel, kayak udah capek aja nangis gitu, tadi aku cuma sedih aja, dan doain buat mama dan papa, udah nggak ada air mata yang keluar, mungkin udah bosen," ujarnya disertai kekehan pelan. Darela memberhentikan mobilnya di pinggir jalan kemudian ditariknya gadis itu ke dalam pelukannya, tidak peduli bajunya akan basah karena menempel dengan Alesha. Ia membelai rambut kekasihnya itu. "Al, kamu nggak boleh sedih lagi. Kamh harus benar-benar janji sama aku, nggak boleh ada lagi kesedihan, kamu harus bahagia selalu, nggak apa-apa kalau rindu mama dan papa, tapi jangan terlalu larut dalam kesedihan. Life must go on." "Terima kasih untuk segala perhatiannya, Rel, aku janji bakal lebih belajar ikhlas, bakal lebih belajar menerim

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN