Setelah itu Alesha beralih ke makam papanya yang ada di sebelah. Ia melakukan hal yag sama seperti tadi. Kemudian ia menghela napas pelan. "Pa apa kabar? Mama baik-baik aja kan di sana? Aku harap segala kebaikan menyertai mama dan papa, di sini aku selalu berdoa agar surga menjadi tempat abadi kelian. Mama dan Papa enggak usah khawatirin Alesha ya, karena di sini aku baik-baik aja, maafin Alesha juga yang sering buat hal-hal yang buruk, tolong bimbing aku agar menjadi anak yang lebih baik lagi, doakan yang terbaik untuk aku ya, Pa." Alesha menatap nisan itu dengan tatapan sendu. "Oh iya sekarang Alesha lagi dekat sama cowok namamya Darel, dia orangnya baik, tampan, dan juga penyayang, tapi sayang orang tuanya engga setuju sama aku, lebih tepatnya, ibunya tidak merestui kami, doakan ya, ag

