"Kak," panggil Jason pada James yang terbaring di tempat tidur. "Hmmm," jawab James malas. "Kita ke luar sekarang. Ada yang penting," kata Jason sambil membuka selimut Yang dikenakan James. "Jason! Aku lagi demam. Enggak usah macem-macem." Omel James sambil menarik selimutnya kembali. "Kak, ada salah satu investor yang mau ketemu. Sekarang!" Kata Jason berbohong. "Investor apa yang ngajak ketemu jam segini, Jason? Enggak usah ngada-ngada, deh." Jason memutar otaknya. Ia tak kehabisan akal."Tau pak Brian Atmadjaya?" "Iya, tau!" "Nah, beliau juga hadir di sana mau ketemu kakak." Jason tertawa dakam hati. Ia membawa nama besar Brian Atmadjaya. Tapi, memang benar Brian akan hadir di sana malam ini. Tapi, ceritanya kan berbeda. James tersentak mendengar nama itu."Serius?" Jason mengan

