“Mana ni oleh-olehnya,” ucap Sean. Dia baru saja pulang dan mendapati adiknya tengah bersantai di ruang tengah bersama dengan Mama mereka. Jihan menoleh tersenyum lebar melihat Abangnya yang baru saja datang. Tadi setelah menyelesaikan masalahnya dengan Damar lalu kekasihnya itu pulang, Jihan memang bersama Mamanya menonton tv bersama, sekaligus membuka oleh-oleh yang dia beli. Jihan juga sudah menitipkan oleh-oleh untuk Permata kepada Damar tadi. “Abang datang-datang langsung nagih oleh-oleh.” Sean menghampiri Jihan dan duduk di samping adiknya setelah mencium tangan Mamanya. Satu minggu adiknya pergi ke Bali membuat rumah memang menjadi lebih sepi, meskipun mereka juga sering melakukan panggilan video tetapi beda rasanya kalau bertemu secara langsung. “Ya kan kamu abis dari lu

