“Jihan-san, ashita wa minna no tame ni paatii ga aru koto wasurenai yo (Jihan, jangan lupa besok ada pesta untu kalian semua.)” ucap Hara kepada Jihan. “Paatii? Donna paatii desuka? (Pesta? Pesta apa?)” Jihan mengernyit, dia sama sekali belum tahu tentang pesta tersebut. “Minna no Kang’gei no tameni paatii desu. (Pesta untuk menyambut kalian)” “Aa.. souka. Arigatou Hara-san (Oh begitu. Terimakasih Hara)” Hara mengangguk kemudian mereka kembali dengan pekerjaan masing-masing. Jihan sendiri tengah memikirkan pesta sambutan tersebut. Seingatnya mereka sudah di sambut dengan orang-orang di sini, kenapa sekarang memberikan pesta sambutan lagi kepada Jihan dan Nadin yang merupakan pekerja magang di sini. Namun Jihan tak terlalu memikirkannya, dia kembali fokus pad pekerjaanya kali ini.

