22. Suasana rumah

1501 Kata

“Pokoknya aku mau beli seblak yang di sana Kakak!” ucap Jihan tak terbantahkan. Sejak tadi dia ribut dengan Damar hanya masalah seblak. Laki-laki itu malah terus saja melarangnya karena yang dia makan adalah jajanan yang pedas. Padahal Jihan kan bisa memilih level pedasnya, Damar selalu saja ada alasan untuk melarang. Kemarin Jihan baru saja mendapatkan rekomendasi dari Sinta tentang makanan yang khas di kotanya ini yang terbuat dari berbagai macam kerupuk di campur dengan sosis, bakso bahkan sampai daging ayam dan sayuran, yang namanya seblak. Kata Sinta ada tempat jualan seblak yang baru, dan baru saja buka di jalan merdeka dekat toko buku. Jihan kan jadi penasaran apalagi dia sangat menyukai makanan itu tetapi dia harus berdebat dengan Damar tentang ini. Damar melarangnya untuk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN