Damar tak baik-baik saja. Bani tahu itu. Karena dia melihat sendiri bagaimana Damar melewati harinya di kampus tanpa kehadiran Jihan. Meski Damar selalu mencoba untuk bersikap baik-baik saja tetapi sebagai teman yang paling dekat, Bani tahu kalau Damar sama sekali tak baik. Hal itu bisa Bani lihat saat mereka berada di kelas kerap kali Bani mendapatkan Damar yang sedang melamun, padahal Dosen sedang menerangkan materi di depan mereka. Damar yang tak pernah kena teguran, sekarang justru selalu mendapatkan teguran karena dia tak berkonsentrasi dalam pelajaran di kelas. Bani selalu mengingatkan Damar untuk tetap fokus apalagi sebentar lagi mereka akan mulai masuk skripsi. Bani tak ingin kepergian Jihan membuat Damar menyia-nyiakan apa yang selama ini sudah di lewati, akhir perkuliahan

