-Seseorang akan rela terluka demi sosok yang disayangi- ▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️ Flashback on. . . Beberapa saat sebelum acara pertemuan para siswa terpilih seleksi lanjutan, para couch, dan pemilik batu Ametyhs, Lyan bergegas kembali dari Hutan Criveus untuk membantu Klein menyiapkan segala macam susunan acara. Sebab, Edrea masih sibuk dengan protesan Kendric. Sosok itu terus berjalan santai menyisir semak-semak yang sudah biasa ia lewati. Namun, sekilas ia melihat sebuah bayangan hitam lewat dengan begitu cepat. Memberi aura berbeda yang membuat Lyan berjaga-jaga. Langkahnya terhenti. Kedua netra biru Saphire itu menjelajahi sudut demi sudut. Namun, dalam beberapa detik, ia tak menemukan ada kejanggalan. Aura aneh yang sempat ia rasakan pun lenyap seketika. "Apa itu kau, Dark Master?" gumamn

