-Saat hatimu terobsesi dengan dendam, maka hidupmu akan terasa melelahkan.- ▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️ "Hawa mengerikan?" Edrea mengangguk. Ia bangkit dari duduknya dan beralih ke sebelah Klein. Menyenderkan punggungnya ke sofa dan menutup mata. Mencoba untuk merilekskan dirinya dari hawa mengerikan beberapa akhir ini. Setelah ia bertemu dengan Hazel di pisat pembelanjaan kota, rasanya ia sering merasakan hawa mengerikan. Seolah ada yang mengincar. Ia berpikir mungkin hal itu dikarenakan Hazel sudah berhasil mengirim pesan lewat telepati. Jadi, secara tidak langsung mereka sudah memiliki kontak batin. Maka dari itu, ia akan mampu merasakan hawa mengincar Hazel padanya. Itu hanya opini seorang Edrea. Namun, ia sangat menyakini opini itu. "Ed, kau belum menceritakan padaku tentang apa yang ka

