Rasya menggenggam jemari istri mungilnya keluar dari kamar hotel, sambil menyeret koper mereka memasuki lift. Wajahnya terlihat sangat bahagia, dengan senyum mengembang sempurna. Sementara Ayana yang berdiri di sampingnya sesekali memandang wajah suaminya dengan senyum dikulum. Tak berhenti sampai disitu. Ulah Rasya semakin menjadi. Dia bahkan sudah berani berciuman dengan Ayana di dalam lift, meskipun saat itu ada tamu lain bersama mereka di dalam sana. Masalahnya adalah karena tamu itu adalah seorang pria. Dan pria itu selalu memperhatikan Ayana sejak mereka masuk ke dalam lift. Cemburu? Tentu saja hal itu membuat Rasya cemburu. Karena Ayana tersenyum padanya saat pria itu memandangnya. Marah? Kesal? Sudah pasti. Apa pria itu tidak bisa melihat cincin yang melingkar di jari istrinya?
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


