Episode 24

1309 Kata

Happy reading . . . Sorry for typos     Debur ombak menyapu kaki mungil Shaqueen, hari ini ia merengek pada Papanya minta pergi ke pantai dan di sinilah mereka sekarang di salah satu pantai yang paling terkenal, Kuta. Dari pinggir Hamzah mengamati Shaqueen yang berlari kesana kemari di kejar ombak-ombak kecil, tertawa lepas tak ada beban. Kadang saat melihat Shaqueen, Hamzah ingin sekali menjadi anak kecil lagi yang hidup tanpa beban kecuali PR sekolah.   Indahnya masa kecil dan Hamzah takkan melewatkan hal yang hanya terjadi dalam seumur hidup Shaqueen. Periode-periode yang akan menjadi kenangannya di kemudian hari saat Shaqueen dewasa nanti.   "Paaa, ayo kita buat istana pasir!" Shaqueen menghampiri Papanya yang berada di pinggir bersama tas dan peralatan untuk bermain pasir.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN