Reihan langsung tersenyum setelah mendengar rencana dari bosnya itu. “Anda yakin jika Karina bakalan menerima saya kembali, Tuan?” tanya Reihan sekali lagi. Devan mengangguk. “Aku yakin seratus persen. Asal kamu benar-benar membuktikan!” “Akan aku buktikan, Tuan. Terima kasih atas sarannya.” Reihan menjawab dengan bahagia. Obrolan mereka berdua berakhir dikarenakan siang ini Devan ada pertemuan bisnis dengan mertuanya—Alnando. Setelah terbongkarnya masalah perjanjian itu, dan Devan membawa pulang Fania tanpa pamit. Devan dan Alnando belum pernah bertemu kembali. Ada rasa sedikit kecanggungan dalam benak hati Devan. Namun, ia ingin bersikap profesional dalam kerja. Dan ia tidak ingin melibatkan hubungan pribadi dengan pekerjaan. Satu jam berlalu. Devan kini sudah berada di hotel

