Pagi harinya Fania terbangun dengan keadaan masih berada di dekapan Devan. Fania menatap wajah Devan yang masih terlelap tidur. Mengingat kejadian semalam, membuat bibirnya tersenyum lebar. Malam tadi adalah malam pertama mereka setelah satu minggu menikah. Fania telah menyerahkan harta paling berharga yang selama ini ia jaga. Meski ia dan Riko berpacaran lama, tetapi Fania mampu menjaga tubuhnya dengan baik. Fania bahkan tidak menyangka ia sudah menyerahkan sepenuhnya pada Devan. Padahal awal menikah sudah jelas ia tidak ingin melakukan hubungan yang semestinya suami istri lakukan. Dan Fania bahkan bersih kukuh ingin tidur terpisah dengan Devan. Namun, tadi malam entah kenapa Fania dengan beraninya memperbolehkan Devan untuk menyentuh seluruh tubuhnya tanpa percuma dan tidur bersama

