Sudah lama Rimelda meninggalkan negara Indonesia. Perasaannya masih tidak berubah. Di dalam relung hatinya, dia merindukan dua orang pria. Satu, pria di masa lalu yang kedua adalah Reginald. Rimelda menjalani hari-harinya seperti biasa. Membosankan memang, di foto lagi, di foto lagi. Berfose lagi, berfose lagi. Bedanya adalah baju yang dipakai, fotografer yang bergonta-ganti, serta produk yang ia iklankan. Dia sempat berpikir ingin menjadi orang biasa yang bebas melakukan apa saja dan pergi ke mana saja. Sayang dia terikat kontrak full sampai akhir tahun ini. Saking rindunya pada Reginald, Rimelda berselancar di dunia internet. Dia mencari Reginald di media sosial. Sungguh mudsh ternyata karena nama Reginald tidak pasaran. Dia melihat profil Reginald yang tampan. Foto-foto Reginald hanya

